PENGGUNAAN METODE THE HOUSE MODEL UNTUK PERBAIKAN GREEN MANUFACTURING PADA LIMBAH KEMASAN MINUMAN RINGAN
Keywords:
The house model, green manufacturing, limbah kemasan, minuman ringanAbstract
Konsep green manufacturing merupakan proses inovatif karena akan memberikan mnafaat yang sangat positif pada minimalisasi limbah dan pencegahan polusi. Green manufacturing tidak hanya melibatkan penggunaan desain produk, penggunaan bahan baku ramah lingkungan, tetapi juga kemasan yang ramah lingkungan, atau penggunaan kembali suatu produk. Penerapan green manufacturing dalam produksi kemasan plastik minuman ringan seharusnya melalui beberapa tahap, yaitu proses pewarnaan, persiapan pembersihan, perbaikan ramah lingkungan, dan kondisi ramah lingkungan. Tujuan penelitian ini adalah mendapatkan strategi perbaikan green manufacturing pada pewarnaan, persiapan pembersihan, perbaikan ramah lingkungan, dan kondisi ramah lingkungan pada limbah kemasan minuman ringan. Penenelitian ini menggunakan metode the house model. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi perbaikan green manufacturing limbah kemasan minuman ringan memiliki tiga pilar utama (kondisi ramah lingkungan, perbaikan ramah lingkungan, dan persiapan pembersihan) dan pondasi yang merupakan pendukung melalui kebijakan dan regulasi pemerintah dalam menentukan jenis pewarnaan yang ramah lingkungan untuk limbah kemasan minum ringan, sehingga dapat menurunkan tingkatan dan dampak limbah di lingkungan.
References
Deif, A. M. 2011. A system model for green manufacturing. Journal Advances in Production Engineering & Management. 6: 27-36.
Herdiana, D. S., Sudjito, S., & Fuad, A. 2014. Alternative model extended producer responsibility waste products of fish canning industry the concept of green manufacturing and corporate social responsibility. International Food Research Journal, 21(4) : 1433-1439
Horovitz, J., & Ohlsson-Corboz, A.V. 2007. A dream with a deadline: turning strategy into action. Pearson Education.
Imran, M., Kim, B.K., Han, M., & Cho, B.G. 2010. Sub-and supercritical glycolysis of polyethylene terephthalate (PET) into the monomer bis (2-hydroxyethyl) terephthalate (BHET). Polymer Degradation and Stability. 95 (9): 1686-1693.
Kumar et al. 2013. Green manufacturing practices in brick industries: a case study using AHP. International Journal of Innovative Research in Science, Engineering and Technology. 2 (6).
Yani et al, 2013, Life cycle assessment (lca) of pet (polyethylena terephtalate) bottles for drinking product. Jurnal Bumi Lestari. 13 (2): 307-317.
Mohnty R.P. et al. 1998 Managing green productivity, some strategi direction. Production Planning and Control. 9(7): 624-633.
Rosidatul, M.S. et al. 2012. Pengaruh konsentrasi katalis kalium karbonat pada proses depolimerisasi limbah botol plastik polietilen tereftalat (pet). Jurnal Sains Dan Seni ITS. 1 (1): 2301-928X
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2019 Wisma Soedarmadji (Author); Mohammad Effendi , Cahyuni Novia , Deny Utomo

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.