PENGGUNAAN METODE THE HOUSE MODEL UNTUK PERBAIKAN GREEN MANUFACTURING PADA LIMBAH KEMASAN MINUMAN RINGAN

Authors

  • Wisma Soedarmadji Universitas Yudharta Pasuruan
  • Mohammad Effendi Universitas Yudharta Pasuruan
  • Cahyuni Novia Universitas Nurul Jadid Probolinggo
  • Deny Utomo Universitas Yudharta Pasuruan

Keywords:

The house model, green manufacturing, limbah kemasan, minuman ringan

Abstract

Konsep green manufacturing merupakan proses inovatif karena akan memberikan mnafaat yang sangat positif pada minimalisasi limbah dan  pencegahan polusi. Green manufacturing tidak hanya melibatkan penggunaan desain produk, penggunaan bahan baku ramah lingkungan, tetapi juga kemasan yang ramah lingkungan, atau penggunaan kembali suatu produk. Penerapan green manufacturing dalam produksi kemasan plastik minuman ringan seharusnya melalui beberapa tahap, yaitu proses pewarnaan, persiapan pembersihan, perbaikan ramah lingkungan, dan kondisi ramah lingkungan. Tujuan penelitian ini adalah mendapatkan strategi perbaikan green manufacturing pada  pewarnaan, persiapan pembersihan, perbaikan ramah lingkungan,  dan kondisi ramah lingkungan pada limbah kemasan minuman ringan. Penenelitian ini menggunakan metode the house model.   Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi perbaikan green manufacturing limbah kemasan minuman ringan memiliki tiga pilar utama (kondisi ramah lingkungan, perbaikan ramah lingkungan, dan persiapan pembersihan) dan pondasi yang merupakan  pendukung  melalui  kebijakan  dan  regulasi  pemerintah   dalam  menentukan   jenis pewarnaan yang ramah lingkungan untuk limbah kemasan minum ringan, sehingga dapat menurunkan tingkatan dan dampak limbah di lingkungan.

Author Biographies

Wisma Soedarmadji, Universitas Yudharta Pasuruan

Program Studi Teknik Mesin Universitas Yudharta Pasuruan

Mohammad Effendi , Universitas Yudharta Pasuruan

Program Studi Teknik Mesin Univetsitas Yudharta Pasuruan

Cahyuni Novia , Universitas Nurul Jadid Probolinggo

Program Studi Teknik Informatika Universitas Nurul Jadid Probolinggo

Deny Utomo, Universitas Yudharta Pasuruan

Program Studi Teknologi Hasil Pertanian Universitas Yudharta Pasuruan

References

Deif, A. M. 2011. A system model for green manufacturing. Journal Advances in Production Engineering & Management. 6: 27-36.

Herdiana, D. S., Sudjito, S., & Fuad, A. 2014. Alternative model extended producer responsibility waste products of fish canning industry the concept of green manufacturing and corporate social responsibility. International Food Research Journal, 21(4) : 1433-1439

Horovitz, J., & Ohlsson-Corboz, A.V. 2007. A dream with a deadline: turning strategy into action. Pearson Education.

Imran, M., Kim, B.K., Han, M., & Cho, B.G. 2010. Sub-and supercritical glycolysis of polyethylene terephthalate (PET) into the monomer bis (2-hydroxyethyl) terephthalate (BHET). Polymer Degradation and Stability. 95 (9): 1686-1693.

Kumar et al. 2013. Green manufacturing practices in brick industries: a case study using AHP. International Journal of Innovative Research in Science, Engineering and Technology. 2 (6).

Yani et al, 2013, Life cycle assessment (lca) of pet (polyethylena terephtalate) bottles for drinking product. Jurnal Bumi Lestari. 13 (2): 307-317.

Mohnty R.P. et al. 1998 Managing green productivity, some strategi direction. Production Planning and Control. 9(7): 624-633.

Rosidatul, M.S. et al. 2012. Pengaruh konsentrasi katalis kalium karbonat pada proses depolimerisasi limbah botol plastik polietilen tereftalat (pet). Jurnal Sains Dan Seni ITS. 1 (1): 2301-928X

Downloads

Published

2019-04-12

How to Cite

Wisma Soedarmadji, Mohammad Effendi, Cahyuni Novia, & Deny Utomo. (2019). PENGGUNAAN METODE THE HOUSE MODEL UNTUK PERBAIKAN GREEN MANUFACTURING PADA LIMBAH KEMASAN MINUMAN RINGAN. CYBER-TECHN, 13(01), 16–22. Retrieved from https://jurnal.stt-pomosda.ac.id/index.php/cybertechn/article/view/256