PENGARUH TEMPERATUR PADA CAMPURAN BAHAN BAKAR SOLAR DAN MINYAK JELANTAH TERHADAP SUDUT INJEKSI

Authors

  • Ismael Marjuki Politeknik Negeri Ketapang

Keywords:

Campuran, temperatur, bahan bakar solar, minyak jelantah, sudut injeksi

Abstract

Krisis energi dan bahan bakar dunia sudah terjadi sejak akhir tahun 1970-pemikiran orang bagaimana cara menanggulangi cadangan bahan bakar dari sumber yang semakin hari semakin menipis dan tidak terbarukan lagi tersebut (bahan bakar berbasis minyak bumi), untuk kemudian mencari sumber bahan bakar alternatif (Knothe dalam Yitnowati, Uki; 2008). Penelitian mengenai pengaruh temperatur pada campuran bahan bakar solar dan minyak jelantah terhadap sudut injeksi bertujuan untuk mengetahui seberapa berpengaruhnya temperatur terhadap spray injection pada beberapa komposisi campuran bahan bakar solar dan minyak jelantah, sehingga output dari penelitian ini diharapkan bisa mendapatkan pembakaran yang sempurna pada proses spray injection dan bisa diaplikasikan pada mesin diesel.Sudut injeksi sangat dipengaruhi oleh temperatur. Semakin tinggi temperatur, maka semakin menyebar sudut injeksinya. Sudut injeksi tertinggi pada  campuran 50 % minyak jelantah dan 50 % bahan bakar solar yaitu 11.1180 terjadi pada temperatur 80 0C. Sedangkan Sudut injeksi tertinggi pada campuran 70 % minyak jelantah dan 30 % bahan bakar solar yaitu 10.5860 juga terjadi pada temperatur 80 0C.

Author Biography

Ismael Marjuki, Politeknik Negeri Ketapang

Program Studi Teknik Mesin Politeknik Negeri Ketapang

References

Altin, R.; Centikaya, S. dan Yucesu. S., 2002. “ The Potensial Of Using Vegetable Oil Fuel For Diesel Engines”, 2002.

Anonimous, 2003. Biodiesel, Alternatif Pendamping Solar. BEI NEWS Edisi 12 Tahun IV, Desember 2002-Januari 2003.

Arismunandar, Wiranto, dan Koishi Tsuda, 1986. “Motor Diesel Putaran Tinggi”. Pradnya Paramita, Jakarta.

Baba, Y. dan Ryoichi Kurose, 2008. Analysis and Flamelet Modelling for Spray Combustion. Journal Fluid Mech. (2008), vol. 612, pp. 45–79. JAMSTEC dan Kyoto University Japan.

Canakci, M., 2005. “Performance and Emissions Characteristics Of Biodiesel From Soybean Oil”. Proceedings of the Institution of Mechanical Engineers.http://proquest.umi.com/pqdweb?index=17&did=1519173571&SrchMode=1&sid=4&Fmt=6&VInst=PROD&VType=PQD&RQT=309&VName=PQD&TS=1264399559&clientId=48682 26 Januari 2010

Darmanto, Seno dan Ireng Sigit A., 2006. “Analisa Biodiesel Minyak Kelapa Sebagai Bahan Bakar Alternatif Minyak Diesel”. Traksi. Vol. 4. No. 2, Desember 2006.

Fie Yen, 2007. “Pengendalian Temperatur Bahan Bakar Untuk Meningkatkan Unjuk Kerja Mesin Diesel Injeksi Langsung’’. Digital Collections

/jiunkpe/s1/mesn/2007/jiunkpe-ns-s1-2007-24402101-6430-bahan_bakar-abstract_toc.pdf

Kendedes Yuniasri, 2007. “Coco Methyl Ester (Cocodiesel) Sebagai Bahan Bakar Pengganti Solar”. Akta Kimindo Vol. 3 No. 1 Oktober 2007 :17 – 20.

Rahman, Abdul, 2009. “Karaktersitik Semprotan Menumbuk Piston Type D-System Dengan Bahan Bakar Biodiesel Dalam Ruang Bakar Bertekanan” Tesis: Program Magister Bidang Keahlian Rekayasa Konversi Energi Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknologi Industri, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Surabaya.

Rodjanakid, Kanok-on, dan Chinda Charoenphonphanich, 2004. Performance of an Engine using Biodiesel from Refined Palm Oil Stearin and Biodiesel from Crude Coconut Oil. The Joint International Conference on “Sustainable Energy and Environment (SEE)” 1-3 December 2004, Hua Hin, Thailand.

Suresh R., et all., 2009. Emission Control For a Glow Plug Direct Injection CI Engine Using Preheated Coconut Oil Blended Diesel. ARPN Journal of Engineering and Applied Sciences. VOL. 4, NO. 8, OCTOBER 2009, ISSN 1819-6608.

Wardana, I.N.G., 2008. “Bahan Bakar dan Teknologi Pembakaran”. Cetakan Pertama. PT. Danar Wijaya – Brawijaya University Press, Malang, November 2008.

Downloads

Published

2018-04-12

How to Cite

Ismael Marjuki. (2018). PENGARUH TEMPERATUR PADA CAMPURAN BAHAN BAKAR SOLAR DAN MINYAK JELANTAH TERHADAP SUDUT INJEKSI . CYBER-TECHN, 12(01), 33–38. Retrieved from https://jurnal.stt-pomosda.ac.id/index.php/cybertechn/article/view/279