Jurnal Pengabdian Masyarakat Peduli Aksi (JPAKSI)
https://jurnal.stt-pomosda.ac.id/index.php/jpaksi
<p><strong>Jurnal Pengabdian Masyarakat Peduli Aksi (JPAKSI) </strong>merupakan Jurnal Pengabdian Masyarakat Nasional yang menyajikan sejumlah tulisan yang berkaitan dengan penyebarluasan konsep pemikiran dari hasil penelitian/ kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat yang telah dilakukan dengan fokus pada disiplin ilmu teknik dan manajemen industri, aplikasi sistem dan teknologi informasi, pendidikan, Sosial-Humaniora, Seni Budaya, Pangan, pertanian, dan kemaritiman, Pemberdayaan masyarakat dan pelayanan publik, Energi baru dan terbarukan, Kesehatan Masyarakat, Transportasi Publik, Pertahanan, Keamanan, dan kebencanaan yang dapat memberikan solusi, mempermudah, membantu dan menjadi katalisator dalam masyarakat serta meningkatkan analisa, pemikiran umat manusia khsusnya lingkungan akademisi.</p>en-USJurnal Pengabdian Masyarakat Peduli Aksi (JPAKSI)Pemberdayaan Unit Produksi Akartanjung Di Koppotren Taliati Jawatan Pomosda
https://jurnal.stt-pomosda.ac.id/index.php/jpaksi/article/view/355
<p style="text-align: justify; margin: 0cm 0cm 6.0pt 0cm;"><span style="font-size: 11.0pt;">Proses produksi Akar Tanjung dilakukan melalui rangkaian tahapan terstandar yang meliputi pencucian, penghalusan, pencampuran, pemerasan, penyaringan, pengendapan, perebusan, pengkristalan, dan inspeksi akhir. Setiap tahap menerapkan prinsip kebersihan alat, sanitasi ruang produksi, serta pengendalian mutu agar menghasilkan serbuk Akar Tanjung berkualitas. Pencucian dilakukan dengan teknik berulang untuk memastikan bahan baku bebas kotoran. Penghalusan, pencampuran, dan pemerasan dilakukan menggunakan mesin sehingga menghasilkan sari bahan yang siap diproses lebih lanjut. Tahap penyaringan dan pengendapan berfungsi memisahkan ampas serta mengkonsentrasikan sari bahan sebelum memasuki proses perebusan. Pada tahap perebusan dan pengkristalan, bahan diproses dengan pengaturan panas yang terkontrol untuk menghasilkan serbuk halus dengan karakteristik warna, aroma, dan kekeringan yang sesuai standar. Proses ditutup dengan inspeksi mutu untuk memastikan serbuk memenuhi kriteria kelayakan sebelum masuk tahap pengemasan. Keseluruhan tahapan ini menjamin kualitas, higienitas, dan konsistensi produk Akar Tanjung sebagai hasil produksi akhir. </span></p>ifan Ali MuntahaJarwoDwi Wibowo
Copyright (c) 2026 ifan Ali Muntaha; Jarwo, Dwi Wibowo
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-04-142026-04-142010108Pemberdayaan Masyarakat Dalam Pengembangan Backend Website Melalui Bootcamp PHP
https://jurnal.stt-pomosda.ac.id/index.php/jpaksi/article/view/356
<p style="text-align: justify; margin: 0cm 0cm 6.0pt 0cm;">Program pengabdian masyarakat ini dilaksanakan untuk meningkatkan kemampuan teknologi informasi masyarakat melalui kegiatan Bootcamp Backend Web Development berbasis PHP. Kegiatan dirancang dalam bentuk pelatihan intensif yang meliputi pengenalan konsep backend, dasar-dasar pemrograman PHP, manajemen database MySQL, serta implementasi fasilitas CRUD pada aplikasi web. Peserta dilibatkan dalam praktik langsung untuk membangun aplikasi web sederhana sebagai bentuk penerapan materi. Melalui kegiatan ini, peserta tidak hanya memperoleh keterampilan teknis, tetapi juga pemahaman mengenai alur kerja pengembangan web modern. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kompetensi peserta, tersusunnya modul pelatihan, serta terciptanya prototype aplikasi web yang dapat dikembangkan lebih lanjut. Program ini memberikan kontribusi nyata dalam memperkuat literasi digital dan mendorong kemandirian teknologi pada masyarakat sasaran.</p>Ardath Prahara SetyanJarwoDwi WibowoTaufik Rachman
Copyright (c) 2026 Ardath Prahara Setyan; Jarwo, Dwi Wibowo, Taufik Rachman
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-04-142026-04-142010917Pendampingan Budidaya Tanaman Selada Menggunakan Media Polibag di Desa Tanjungkalang
https://jurnal.stt-pomosda.ac.id/index.php/jpaksi/article/view/357
<p>Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan warga Desa Tanjungkalang Nganjuk dalam budidaya tanaman selada menggunakan media polibag sebagai metode tanam yang sederhana, hemat lahan, dan berpotensi meningkatkan pendapatan rumah tangga. Permasalahan mitra mencakup keterbatasan pemahaman budidaya serta kurangnya informasi mengenai aspek biaya dan kelayakan usaha. Melalui metode pendampingan berupa pelatihan teknis, demonstrasi lapang, dan pemantauan rutin, kegiatan ini juga melakukan analisis finansial terhadap usaha budidaya selada berdasarkan biaya bahan baku sebesar Rp107.000, biaya bahan pendukung Rp25.000, biaya operasional Rp155.000, dan modal investasi Rp128.000. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa total harga pokok produksi mencapai Rp287.888,89 dengan HPP per unit sebesar Rp9.596/kg, sehingga masih berada di bawah harga jual Rp10.000/kg. Analisis kelayakan menunjukkan titik impas pada 294,9 kg dengan nilai penjualan Rp2.949.000, laba bersih sebesar Rp13.000, ROI sebesar 10%, serta periode pengembalian investasi selama 9,84 bulan yang menandakan usaha budidaya selada layak secara finansial. Secara keseluruhan, pendampingan ini berhasil meningkatkan kemampuan teknis peserta sekaligus menunjukkan bahwa budidaya selada dalam polibag memiliki potensi ekonomi yang positif bagi masyarakat.</p>Achmad SyaichuPutut Ade IrawanEko Budi SantosoRita Alfin
Copyright (c) 2026 Achmad Syaichu; Putut Ade Irawan, Eko Budi Santoso, Rita Alfin
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-04-142026-04-142011825Pengembangan SOP Budidaya Padi Berbasis Sistem PTSA untuk Efisiensi Produksi dan Keberlanjutan Usaha Tani
https://jurnal.stt-pomosda.ac.id/index.php/jpaksi/article/view/358
<p>Pertanian padi menghadapi berbagai tantangan, terutama tingginya biaya produksi akibat ketergantungan pada pupuk dan pestisida sintetis serta menurunnya kesehatan tanah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan menyusun dan menerapkan pemutahiran Standar Operasional Prosedur (SOP) budidaya padi berbasis Pertanian Terintegrasi Sehat Aplikatif (PTSA) di lahan pertanian POMOSDA. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif dan aplikatif dengan melibatkan petani sebagai subjek utama kegiatan. Tahapan kegiatan meliputi identifikasi permasalahan, penyusunan SOP secara kolaboratif, sosialisasi dan pelatihan lapangan, serta pendampingan penerapan SOP. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa SOP PTSA berhasil disusun secara sistematis mencakup pengolahan lahan bertahap, suplai materi organik, pengelolaan nutrisi hayati, dan perbaikan pematang. Penerapan SOP memberikan dampak awal berupa peningkatan pemahaman teknis petani, keseragaman praktik budidaya, serta efisiensi penggunaan input. SOP berbasis PTSA berpotensi menjadi model budidaya padi yang berkelanjutan dan aplikatif.</p>Putut Ade IrawanAgus KurniawanLuhur Pambudi Herdanarpati
Copyright (c) 2026 Putut Ade Irawan; Agus Kurniawan, Luhur Pambudi Herdanarpati
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-04-142026-04-142012632Pelatihan Pembuatan Panel Surya di Pondok Modern Sumber Daya At-Taqwa Dalam Peningkatan Literasi Energi Terbarukan
https://jurnal.stt-pomosda.ac.id/index.php/jpaksi/article/view/359
<h1>Pengabdian masyarakat ini dilatarbelakangi oleh rendahnya literasi energi terbarukan di lingkungan pendidikan, khususnya terkait pemanfaatan energi surya sebagai solusi energi berkelanjutan. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan santri melalui pelatihan pembuatan panel surya di Pondok Modern Sumber Daya At-Taqwa. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif berbasis praktik (<em>experiential learning</em>) yang meliputi penyampaian materi, demonstrasi, praktik langsung, serta evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta mengenai prinsip kerja sistem <em>photovoltaic</em> serta kemampuan teknis dalam merakit panel surya sederhana. Selain itu, peserta mampu mengaplikasikan keterampilan dasar seperti penyolderan dan pengujian tegangan listrik. Kegiatan ini juga meningkatkan kesadaran lingkungan dan mendorong pemanfaatan energi alternatif di lingkungan pesantren. Dengan demikian, pelatihan berbasis praktik terbukti efektif dalam meningkatkan literasi energi terbarukan dan kemandirian energi di institusi pendidikan berbasis masyarakat.</h1>Dwi WibowoPutut Ade IrawanAchmad Syaichu
Copyright (c) 2026 Dwi Wibowo; Putut Ade Irawan, Achmad Syaichu
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-04-142026-04-142013339Pendampingan Pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB) bagi Pelaku UMKM di Kabupaten Nganjuk
https://jurnal.stt-pomosda.ac.id/index.php/jpaksi/article/view/360
<p>Era digitalisasi dan kemudahan akses informasi menuntut pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk memiliki legalitas usaha sebagai bentuk perlindungan hukum dan pengakuan resmi dari negara. Pemerintah Indonesia melalui Peraturan Pemerintah Nomor 5 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko telah memperkenalkan sistem Online Single Submission (OSS) sebagai sarana utama penerbitan Nomor Induk Berusaha (NIB). Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pendampingan teknis kepada pelaku UMKM di Kabupaten Nganjuk, khususnya kepada Pak Masrukin, pemilik usaha <em>Nasi Empal dan Pangsit Mie Surabaya</em>, dalam proses pembuatan NIB melalui sistem OSS. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan administrasi secara langsung. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta berhasil memperoleh NIB dan dokumen lingkungan (SPPL) sesuai ketentuan. Kegiatan ini berdampak positif dalam meningkatkan kesadaran hukum dan kemampuan digital pelaku UMKM, sekaligus memperkuat peran perguruan tinggi dalam mendukung program pemerintah di bidang legalitas dan transformasi digital usaha kecil.</p>Denny KurniawatiMaulidya ChandrianyAgustin Sukarsono
Copyright (c) 2026 Denny Kurniawati; Maulidya Chandriany, Agustin Sukarsono
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-04-142026-04-142014045