https://jurnal.stt-pomosda.ac.id/index.php/jtmip/issue/feedJurnal Teknik dan Manajemen Industri Pomosda (JTMIP)2026-04-22T10:38:11+07:00Achmad Syaichusyaichu07@gmail.comOpen Journal Systems<p><strong>Jurnal Teknik dan Manajemen Industri (JTMIP)</strong> merupakan Jurnal Nasional Teknik Industri yang menyajikan sejumlah tulisan yang berkaitan dengan perkembangan teknologi dan penerapan ilmu teknik dan manajemen industri, berdasarkan hasil penelitian dengan didukung data yang besifat kuantitatif dan kualitatif, yang dapat memberikan solusi, mempermudah, membantu dan menjadi katalisator dalam meningkatkan analisa, pemikiran umat manusia khsusnya lingkungan akademisi</p>https://jurnal.stt-pomosda.ac.id/index.php/jtmip/article/view/361Analisis Penerapan Keuangan Berbasis NPV ( Net Present Value ) pada Proyek Pembibitan Sayur di POMOSDA Nganjuk 2026-04-16T12:20:05+07:00Marfianimarfianianii@gmail.comPutut Ade Irawanpututadeirawan@gmail.com<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan keuangan berbasis <em>Net Present Value (NPV)</em> pada proyek pembibitan sayuran di Pondok Modern Sumber Daya (POMOSDA) At-Taqwa. Proyek ini merupakan bagian dari kegiatan kewirausahaan santri yang bertujuan mewujudkan kemandirian ekonomi pesantren melalui agribisnis berkelanjutan. Komoditas yang dibibitkan meliputi selada, sawi bakso, dan sawi pakcoy. Metode penelitian menggunakan pendekatan studi kasus dengan teknik analisis deskriptif. Data keuangan dianalisis untuk menghitung besarnya nilai bersih sekarang (NPV) dengan mempertimbangkan biaya investasi, biaya operasional, dan pendapatan selama periode proyek. Hasil perhitungan menunjukkan proyek pembibitan sayur ini menghasilkan NPV positif yang signifikan, yaitu sebesar Rp263.698.587,53 dengan tingkat diskonto 12%. Karena nilai NPV > 0, proyek pembibitan sayur di POMOSDA terbukti sangat layak secara finansial untuk dikembangkan<sup>3</sup>. Hasil ini menegaskan bahwa proyek agribisnis santri adalah unit usaha yang efisien, menguntungkan, dan dapat diandalkan sebagai fondasi kemandirian ekonomi pesantren.</p>2026-04-14T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 Marfiani; Putut Ade Irawanhttps://jurnal.stt-pomosda.ac.id/index.php/jtmip/article/view/362Optimalisasi Manajemen Perawatan Berbasis Pareto Chart Dalam Meningkatkan Produktivitas Domba Dorper Di Peternakan Dombastis 2026-04-16T12:25:25+07:00Aris Aprian Toza ariestoza@gmail.comAgustin Sukarsonoagusty@stt-pomosda.ac.id<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan manajemen perawatan peternakan domba Dombastis di Pondok Pesantren Insan Kamil Trayang Nganjuk dengan pendekatan analisis Pareto berdasarkan hasil penilaian ordinal probability. Metode penelitian menggunakan kuesioner tertutup yang disebarkan kepada responden yang berkompeten dalam pengelolaan peternakan untuk mengukur tingkat keparahan dan kekritisan akibat kesalahan manusia dalam pemeliharaan domba. Hasil analisis menunjukkan bahwa masalah utama yang paling berdampak adalah penyakit cacingan (44%) dan domba kembung (33%), diikuti oleh pemisahan domba bunting yang kurang optimal (15%), serta ketersediaan air minum dan perpindahan kandang masing-masing 4%. Visualisasi Pareto Chart membantu memprioritaskan perbaikan pada aspek-aspek yang paling kritis tersebut. Usulan perbaikan meliputi program pemberian obat cacing secara rutin, pengaturan pola pakan yang seimbang, peningkatan pengawasan kesehatan ternak, klasifikasi domba berdasarkan kondisi kesehatan, dan perbaikan fasilitas pendukung seperti air minum dan kandang. Dengan penerapan optimalisasi manajemen berbasis Pareto ini, diharapkan produktivitas dan kesehatan ternak dapat meningkat secara signifikan, sehingga turut mendukung keberlanjutan dan pemberdayaan ekonomi di lingkungan peternakan Dombastis.</p>2026-04-14T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 Aris Aprian Toza ; Agustin Sukarsonohttps://jurnal.stt-pomosda.ac.id/index.php/jtmip/article/view/363Strategi Penerapan SHERPA Dan Poka-Yoke Dalam Menekan Kesalahan Manusia Pada Proses Produksi Air Minum Dalam Kemasan 2026-04-16T12:32:17+07:00Nurokimrohimucihb281@gmail.comAchmad Syaichusyaichu07@stt-pomosda.ac.id<p>Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi dan mengurangi risiko human error dalam proses produksi Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) di PT. Persada Nawakartika Nucless Nganjuk menggunakan Pendekatan SHERPA dan Poka-Yoke. Metode SHERPA diterapkan melalui langkah Hierarchical Task Analysis (HTA) untuk memetakan tugas dan sub-tugas operator, diikuti dengan identifikasi jenis kesalahan manusia yang berpotensi terjadi pada setiap tahapan produksi. Data diperoleh dari observasi, wawancara, serta kuesioner yang diisi oleh para responden dengan latar belakang di bidang produksi dan quality control. Hasil analisis ordinal probability dan criticality menunjukkan bahwa kesalahan paling dominan terjadi pada penyusunan produk jadi dan proses melakban dus, dengan persentase kontribusi kesalahan sebesar 57,14% dan 14,29% dengan dampak signifikan terhadap keterlambatan proses dan kualitas produk. Selanjutnya, penerapan metode Poka-Yoke digunakan untuk merancang solusi pencegahan human error melalui peningkatan pelatihan, pengawasan ketat terhadap SOP, serta pengimplementasian teknologi pengingat dan pemeriksaan berkala. Diagram Pareto digunakan untuk memprioritaskan upaya perbaikan berdasarkan tingkat keparahan risiko. Hasil implementasi metode ini diharapkan dapat mengurangi frekuensi kesalahan operator, meningkatkan efisiensi produksi, serta kualitas output produk AMDK PT. Persada Nawakartika. Penelitian ini memberikan kontribusi penting bagi pengelolaan sumber daya manusia dan penerapan teknik mitigasi <em>human error</em> di industri manufaktur kemasan minuman.</p>2026-04-14T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 Nurokim; Achmad Syaichuhttps://jurnal.stt-pomosda.ac.id/index.php/jtmip/article/view/364Pengaruh Penggunaan Media Polibag Terhadap Produktivitas Tanaman Selada Pada Skala Rumah Tangga2026-04-22T10:30:07+07:00Achmad Syaichusyaichu07@stt-pomosda.ac.idAgustin Sukarsonoagusty@stt-pomosda.ac.id<p>Budidaya selada dengan menggunakan media polibag merupakan pilihan sistem produksi hortikultura yang efisien untuk skala rumah tangga, memanfaatkan lahan secara optimal dan berpotensi meningkatkan nilai ekonomi. Namun, di daerah perdesaan, penerapannya masih terhambat oleh kurangnya pengetahuan teknis dan informasi mengenai kelayakan usaha. Penelitian ini mengadopsi pendekatan deskriptif-analitis dengan menerapkan budidaya selada berbasis media polibag, disertai analisis finansial yang mencakup komponen biaya bahan baku, bahan pendukung, biaya operasional, dan investasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa total harga pokok produksi mencapai Rp287.888,89, dengan harga pokok per kilogram (HPP) sebesar Rp9.596, yang lebih rendah dibandingkan harga jual Rp10.000 per kilogram. Analisis kelayakan usaha mengindikasikan titik impas pada produksi 294,9 kg, dengan nilai penjualan sebesar Rp2.949.000, laba bersih Rp13.000, return on investment (ROI) sebesar 10%, dan periode pengembalian investasi selama 9,84 bulan. Berdasarkan temuan tersebut, budidaya tanaman selada menggunakan Polibag media dinyatakan memiliki kelayakan finansial dan potensi pengembangan yang baik untuk skala rumah tangga di daerah pedesaan.</p>2026-04-14T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 Achmad Syaichu; Agustin Sukarsonohttps://jurnal.stt-pomosda.ac.id/index.php/jtmip/article/view/365Pemanfaatan Teknologi Pangan Mandiri Terpadu Untuk Meningkatkan Produktivitas Lahan Sela2026-04-22T10:34:05+07:00Luhur Pambudi Herdanarpatiluhurph@stt-pomosda.ac.idEko Budi Santosoazizankoe@gmail.com<p>Penelitian ini bertujuan menganalisis pemanfaatan teknologi Alat Mandiri Pangan Sehat Terpadu (MASTER) sebagai upaya peningkatan produktivitas lahan sela melalui pendekatan integratif antara sektor pertanian, peternakan, dan perikanan. Metode yang digunakan adalah deskriptif-analitis dengan menelaah aspek perancangan, implementasi, serta kinerja sistem yang dikembangkan berbasis rak vertikal berbahan besi siku berlubang. Sistem ini didukung oleh penggunaan pupuk organik padat dan cair yang berasal dari pemanfaatan limbah rumah tangga, sehingga mendorong siklus produksi yang lebih berkelanjutan. Integrasi dilakukan melalui budidaya sayuran dalam polybag, pemeliharaan ayam petelur, serta budidaya ikan lele dengan pakan fermentasi yang memanfaatkan limbah antarunit. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan teknologi MASTER mampu meningkatkan efisiensi pemanfaatan ruang dan sumber daya, sekaligus memperkuat produktivitas pangan pada lahan terbatas. Selain itu, sistem ini berkontribusi terhadap pengurangan limbah dan peningkatan kemandirian pangan rumah tangga. Dengan demikian, teknologi MASTER memiliki potensi sebagai model alternatif dalam pengelolaan lahan sela yang adaptif, efisien, dan berwawasan lingkungan.</p>2026-04-14T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 Luhur Pambudi Herdanarpati; Eko Budi Santosohttps://jurnal.stt-pomosda.ac.id/index.php/jtmip/article/view/366Penerapan Teknologi Silase untuk Mewujudkan Peternak Domba yang Tangguh di Desa Betet2026-04-22T10:38:11+07:00Denny Kurniawatidenny@stt-pomosda.ac.idLuhur Pambudi Herdanarpatiluhurph@stt-pomosda.ac.id<p>Penelitian ini bertujuan mengkaji penerapan teknologi silase sebagai strategi penguatan ketahanan pakan dalam mendukung keberlanjutan usaha peternakan domba di Desa Betet. Permasalahan utama yang dihadapi peternak adalah ketergantungan pada hijauan segar yang rentan terhadap fluktuasi musim, khususnya pada periode kemarau yang berdampak pada penurunan produktivitas ternak. Pendekatan yang digunakan bersifat partisipatif dengan metode deskriptif, melalui tahapan identifikasi potensi dan permasalahan, penyuluhan manajemen pakan, pelatihan teknis pembuatan silase berbasis bahan lokal, serta pendampingan implementasi di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan teknologi silase mampu meningkatkan pemahaman dan keterampilan peternak dalam pengelolaan pakan secara mandiri dan berkelanjutan. Selain itu, adopsi silase sebagai pakan alternatif memberikan kontribusi terhadap ketersediaan pakan yang lebih stabil, sehingga mendukung kontinuitas produksi dan ketahanan usaha peternakan. Secara lebih luas, teknologi ini tidak hanya berfungsi sebagai solusi teknis, tetapi juga sebagai upaya pemberdayaan yang memperkuat kapasitas adaptif peternak dalam menghadapi perubahan iklim dan keterbatasan sumber daya. Dengan demikian, penerapan teknologi silase memiliki potensi strategis dalam mewujudkan sistem peternakan domba yang tangguh, efisien, dan berkelanjutan.</p>2026-04-14T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 Denny Kurniawati; Luhur Pambudi Herdanarpati