Pemanfaatan Teknologi Pangan Mandiri Terpadu Untuk Meningkatkan Produktivitas Lahan Sela
Keywords:
Teknologi Pangan Terpadu, Lahan Sela, Produktivitas PanganAbstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis pemanfaatan teknologi Alat Mandiri Pangan Sehat Terpadu (MASTER) sebagai upaya peningkatan produktivitas lahan sela melalui pendekatan integratif antara sektor pertanian, peternakan, dan perikanan. Metode yang digunakan adalah deskriptif-analitis dengan menelaah aspek perancangan, implementasi, serta kinerja sistem yang dikembangkan berbasis rak vertikal berbahan besi siku berlubang. Sistem ini didukung oleh penggunaan pupuk organik padat dan cair yang berasal dari pemanfaatan limbah rumah tangga, sehingga mendorong siklus produksi yang lebih berkelanjutan. Integrasi dilakukan melalui budidaya sayuran dalam polybag, pemeliharaan ayam petelur, serta budidaya ikan lele dengan pakan fermentasi yang memanfaatkan limbah antarunit. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan teknologi MASTER mampu meningkatkan efisiensi pemanfaatan ruang dan sumber daya, sekaligus memperkuat produktivitas pangan pada lahan terbatas. Selain itu, sistem ini berkontribusi terhadap pengurangan limbah dan peningkatan kemandirian pangan rumah tangga. Dengan demikian, teknologi MASTER memiliki potensi sebagai model alternatif dalam pengelolaan lahan sela yang adaptif, efisien, dan berwawasan lingkungan.
References
Dewi, R., & Santoso, B. (2020). Adopsi teknologi pertanian terpadu pada masyarakat pedesaan. Jurnal Agribisnis Indonesia, 8(2), 101–110.
Firmansyah, A., & Utami, D. (2021). Inovasi sistem pertanian terpadu berbasis masyarakat. Jurnal Ketahanan Pangan, 5(1), 45–53.
Hidayat, T., & Kurniawan, A. (2021). Efisiensi sistem akuaponik dalam budidaya tanaman dan ikan. Jurnal Teknologi Pertanian, 12(1), 33–41.
Lestari, D., & Wibowo, S. (2020). Teknologi vertikal farming sebagai solusi keterbatasan lahan. Jurnal Pertanian Modern, 6(2), 78–85.
Maulana, R., & Fitria, N. (2021). Pemberdayaan masyarakat melalui pertanian terpadu. Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian, 14(1), 55–63.
Nugroho, A., Setiawan, B., & Prakoso, H. (2022). Efisiensi penggunaan lahan pada sistem pertanian vertikal. Jurnal Agroindustri, 10(1), 12–20.
Pratama, R., Sari, D., & Hadi, P. (2022). Faktor-faktor yang mempengaruhi adopsi teknologi pertanian. Jurnal Penyuluhan Pertanian, 18(2), 89–98.
Putri, A., Wulandari, S., & Nugraha, D. (2023). Implementasi akuaponik sebagai solusi ketahanan pangan. Jurnal Hortikultura Indonesia, 14(1), 1–9.
Rahman, F., & Prasetyo, E. (2022). Strategi pengembangan pertanian berkelanjutan. Jurnal Ilmu Pertanian, 17(2), 120–128.
Sari, M., Kurniati, E., & Laksana, R. (2023). Kemandirian pangan rumah tangga berbasis pertanian terpadu. Jurnal Ketahanan Nasional, 29(1), 67–75.
Suryani, L., Widodo, J., & Hartono, S. (2021). Integrasi sistem pertanian dalam meningkatkan produktivitas. Jurnal Agronomi Indonesia, 49(3), 210–218.
Yuliana, D., Saputra, H., & Andriani, L. (2024). Model inovasi pertanian terpadu berbasis teknologi. Jurnal Inovasi Pertanian, 8(1), 25–34.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Luhur Pambudi Herdanarpati; Eko Budi Santoso

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.








