Manajemen Risiko K3 Dengan Pendekatan Hirarc (Hazard Identification, Risk Assessment And Risk Control) Untuk Mengidentifikasi Potensi Hazard (Studi Kasus PT. XYZ)

Authors

  • Putut Ade Irawan Isntitut Teknologi Aditama Surabaya (ITATS)
  • Minto Basuki Isntitut Teknologi Aditama Surabaya (ITATS)

Keywords:

Risiko Bahaya, HIRARC, K3

Abstract

PT XYZ merupakan perusahaan manufaktur swasta yang bergerak di bidang pembuatan baja terintegrasi dari mulai proses hulu sampai ke hilirnya. Berdirinya perusahaan ini di samping menimbulkan dampak yang positif ada pula dampak yang negatifnya, dampak positifnya industri ini dapat menyerap tenaga kerja lokal sehingga mengurangi jumlah angka pengangguran di daerah khususnya dan bisa memberikan new knowladge bagi pekerjanya. Perusahaan ini adalah perusahaan baru dan memulai aktifitasnya belum genap setahun, oleh karena itu perlu dilakukan identifikasi bahaya guna mengetahui risiko bahaya apa saja yang mungkin terjadi. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi risiko bahaya yang mungkin terjadi, mengetahui kategori bahaya pada masing-masing pekerjaan dan memberikan usulan pengendalian guna meminimalisir kecelakaan kerja berdasarkan hasil kategori risiko tertinggi. Metode yang digunakan adalah HIRARC, yang dimana fungsi dari HIRARC adalah mengidentifikasi semua faktor yang dapat membahayakan pekerja serta memberikan penilaian terhadap bahaya yang ada yang dimana untuk mendapatkan nilai risiko digunakan perkalian antara paparan x peluang x konsekuensi yang dimana dari hasil perkalian ini akan timbul nilai risikonya.  Dari hasil penelitian ini di dapat bahwa pekerjaan yang dilakukan adalah  longitudinal check dan crosswall check, dari masing-masing pekerjaan ini di dapat untuk kategori risiko tertinggi untuk longitudinal adalah keracunan gas Co dan terperosok kedalam charging hole. Sedangkan untuk crosswall risiko tertingginya ada pada risiko keracunan gas Co, terperosok kedalam charging hole dan tertabrak roda charging car. Kesimpulan dari hasil HIRARC adalah untuk longituidal check mempunyai 12 risiko bahaya sedangkan untuk crosswall mempunyai 14 risiko bahaya.

Author Biographies

Putut Ade Irawan, Isntitut Teknologi Aditama Surabaya (ITATS)

Program Magister Teknik Industri ITATS Surabaya

Minto Basuki, Isntitut Teknologi Aditama Surabaya (ITATS)

Program Magister Teknik Industri ITATS Surabaya

References

Farida, V.H. 2010. Keselamatan, Kesehatan, keamanan kerja dan lingkungan hidup (K3LH). Bandung: CV Arfino Raya

Juniani, A.I., Handoko, L., Firmansyah, C.A. 2007. implementasi metode HAZOP dalam proses identifikasi bahaya dan analisa risiko pada feedwater system di unit pembangkitan paiton PT PJB”. Prosiding seminar Teknik K3 Politeknik Perkapalan ITS. Surabaya

Puspitasari, N. 2010. Risk Mapping Dengan Metode Hirarc (Hazard Identification Risk Assessment And Risk Control) Di Workshop Bay 7 Pada PT. Alstom Power Esi Surabaya. Tugas akhir. Teknik Keselamatan Dan Kesehatan Kerja Politeknik Perkapalan ITS. Surabaya (tidak dipublikasikan)

Putranto, N.M. 2010. Identifikasi Bahaya Pekerjaan Pada Daerah Bertegangan Switchyard 150 Kv Dengan Pendekatan Job Safety Analysis (Jsa) Dan Hazard Identification Risk Assessment And Risk Control (HIRARC) (Case Study : PT. PJB Unit Pembangkitan Gresik).Tugas Akhir. Teknik Keselamatan dan Kesehatan Kerja Politeknik Perkapalan ITS. Surabaya (tidak dipublikasikan)

Ridley, J. 2003. Ikhtisar Kesehatan Dan Keselamatan Kerja, Edisi Ketiga. Jakarta: Penerbit Erlangga

Wicaksono, I.K., Singgih M.L. 2011. Manajemen Risiko K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) pada Proyek Pembangunan Apartemen Puncak Permai Surabaya. Prosiding. Seminar Nasional Manajemen Teknologi XIII. Surabaya

Downloads

Published

2024-04-26

How to Cite

Putut Ade Irawan, & Minto Basuki. (2024). Manajemen Risiko K3 Dengan Pendekatan Hirarc (Hazard Identification, Risk Assessment And Risk Control) Untuk Mengidentifikasi Potensi Hazard (Studi Kasus PT. XYZ). Jurnal Teknik Dan Manajemen Industri Pomosda (JTMIP), 2(01), 11–17. Retrieved from https://jurnal.stt-pomosda.ac.id/index.php/jtmip/article/view/133